Cara membuat keripik tidak berminyak penting bagi pelaku usaha camilan maupun pembuat keripik rumahan. Keripik yang menyimpan terlalu banyak minyak cenderung terasa berat, kurang renyah, dan lebih cepat mengalami perubahan rasa. Untuk memperoleh hasil yang baik, pembuat keripik perlu memperhatikan persiapan bahan, suhu penggorengan, serta proses penirisan setelah memasak.
1. Pilih Bahan yang Berkualitas
Gunakan bahan baku segar dan sesuai dengan jenis keripik yang ingin dibuat. Pilih singkong, pisang, kentang, atau bahan lain yang tidak busuk dan tidak memiliki bagian rusak. Bahan berkualitas membantu menghasilkan keripik dengan rasa dan tekstur yang lebih konsisten.
Potong bahan dengan ketebalan seragam agar setiap bagian matang secara merata. Irisan yang terlalu tebal membutuhkan waktu lebih lama untuk matang, sedangkan potongan terlalu tipis mudah gosong jika penggorengan berlangsung terlalu lama.
2. Kurangi Kadar Air pada Bahan
Kadar air yang tinggi dapat mengganggu proses penggorengan dan memengaruhi kerenyahan keripik. Setelah mencuci bahan, tiriskan hingga air tidak lagi menetes. Gunakan kain bersih atau tisu khusus makanan untuk menyerap sisa air pada permukaan bahan.
Untuk bahan tertentu, seperti singkong atau kentang, pembuat keripik dapat merendam irisan sesuai kebutuhan resep. Setelah perendaman, bilas jika diperlukan dan tiriskan kembali sampai permukaannya cukup kering. Jangan memasukkan bahan yang masih membawa banyak air ke minyak panas karena dapat memicu percikan.
3. Atur Suhu Minyak saat Menggoreng
Gunakan minyak yang bersih dan panaskan hingga mencapai suhu yang sesuai dengan jenis bahan. Minyak yang kurang panas dapat membuat proses penggorengan berlangsung lebih lama sehingga keripik berpotensi menyerap lebih banyak minyak. Sebaliknya, suhu terlalu tinggi dapat membuat bagian luar cepat kecokelatan sebelum bagian dalam matang.
Masukkan irisan secara bertahap agar suhu minyak tetap stabil. Hindari memenuhi wajan karena bahan membutuhkan ruang untuk matang secara merata. Sesuaikan waktu penggorengan dengan ketebalan irisan dan perhatikan perubahan warna serta teksturnya.
4. Tiriskan Keripik dengan Benar
Angkat keripik setelah matang menggunakan serok berlubang agar minyak langsung mengalir kembali ke wajan. Tahan serok beberapa saat di atas penggorengan sebelum memindahkan keripik ke saringan atau rak peniris. Langkah ini membantu mengurangi minyak berlebih yang menempel pada permukaan makanan.
Pastikan serok tidak membawa terlalu banyak minyak saat mengangkat keripik. Gunakan wadah penampung yang bersih agar minyak tidak kembali menempel pada permukaan keripik.
Jangan menumpuk keripik terlalu tinggi saat meniriskannya. Sebarkan keripik agar udara dapat bergerak di antara potongan dan panas lebih cepat keluar. Untuk produksi dalam jumlah besar, pelaku usaha dapat menggunakan alat peniris yang sesuai agar proses kerja lebih praktis.
5. Dinginkan Sebelum Mengemas
Setelah meniriskan minyak, biarkan keripik dingin hingga mencapai suhu ruang. Hindari langsung memasukkannya ke dalam plastik atau stoples tertutup ketika masih panas. Uap yang terperangkap dapat menimbulkan kelembapan dan mengurangi kerenyahan keripik.
Gunakan wadah yang bersih, kering, dan kedap udara setelah keripik benar-benar dingin. Simpan kemasan di tempat yang sejuk serta jauh dari sumber air dan uap. Tutup kembali wadah setiap selesai mengambil keripik agar teksturnya tetap terjaga.
6. Periksa Hasil dan Jaga Kebersihan
Periksa beberapa potong keripik setelah proses penggorengan untuk menilai tingkat kerenyahan dan sisa minyak. Jika keripik terasa terlalu berminyak, evaluasi suhu minyak, ketebalan irisan, jumlah bahan dalam wajan, dan cara penirisan. Catat perubahan yang dilakukan agar pembuat keripik dapat mengulang proses dengan hasil yang lebih konsisten.
Gunakan peralatan bersih dan saring minyak sesuai kebutuhan jika masih akan digunakan kembali. Hindari memakai minyak yang sudah berbau tengik, berubah terlalu gelap, atau menghasilkan banyak asap. Kebiasaan ini membantu menjaga cita rasa dan mutu produk.
Pembuat keripik juga dapat mempelajari tips membuat keripik lebih renyah untuk memahami cara menjaga tekstur camilan. Dengan persiapan bahan yang tepat, pengaturan suhu, dan penirisan yang baik, keripik dapat memiliki tekstur renyah serta tidak terasa terlalu berminyak.




